![]() |
| Foto : Bupati Tapanuli Utara resmi buka gelaran Indonesia Horse Racing Sumut Cup Seri I Tahun 2025, Minggu (16/11/2025). (Istimewa ) |
Thekarawangpost.com - Siborong-borong | Lapangan Pacuan Kuda Siborong-borong kembali menjadi pusat perhatian lewat gelaran Indonesia Horse Racing Sumut Cup Seri I Tahun 2025, Minggu (16/11/2025).
Acara pembukaan berlangsung meriah dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si, M.Si, Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, serta Dandim 0210/TU Letkol Kav. Ronald Tampubolon, SH, M.Han.
Dalam sambutannya, Bupati Taput menyampaikan rasa bangga dan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta dan tamu undangan.
“Lapangan ini merupakan kebanggaan kami dan bersejarah bagi Tapanuli Utara. Selain untuk perlombaan, kami berharap area ini dapat terus berkembang menjadi lokasi wisata yang dipenuhi beragam kegiatan,”ujarnya.
Beliau juga mendorong Pordasi Tapanuli Utara untuk semakin aktif, termasuk mengirimkan atlet ke berbagai kejuaraan di luar daerah.
“Semoga gelaran ini berjalan lancar dan melahirkan atlet-atlet berprestasi,” tambah Bupati sebelum membuka pertandingan secara resmi.
Dukungan Penuh dari Pordasi Sumut
Ketua Pengprov Pordasi Sumut H.H.R Yuriandi Siregar, SE, SH melalui Bendahara Pengprov Dr. Desi Rachma Maharani menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dan seluruh pihak pendukung.
“Semoga semakin banyak potensi kuda maupun atlet yang muncul dari event ini. Kami berharap semua peserta dan official mematuhi seluruh ketentuan karena ini merupakan event resmi Pordasi,”ungkap Dr. Desi.
75 Peserta Ramaikan 10 Race
Ketua Panitia M. Yusuf Silaban melaporkan bahwa sebanyak 75 peserta dari Tapanuli Utara, berbagai kabupaten/kota di Sumut, Sumatera Barat, dan Nangroe Aceh Darussalam turut ambil bagian. Hari ini diperlombakan 10 race dengan beberapa pemenang awal sebagai berikut:
* Race I (Kelas Perdana, 1.200 meter)
Juara: Mello City, pemilik Hendrik Tarigan (Tanah Karo)
* Race II (Kelas Perdana, 1.000 meter)
Juara: Putri Paranginan – asal Tapanuli Utara
* Race III (Kelas Tradisional Divisi 3, 1.200 meter)
Juara: Paradiso– asal Aceh
Hingga berita ini diturunkan, perlombaan masih berlangsung hingga race ke-10. Antusias masyarakat terlihat tinggi, menjadikan event ini bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga hiburan sekaligus penggerak wisata dan ekonomi lokal.
• RN

0 Komentar