Headline

Aep Syaepuloh Pastikan Masa Depan Anak Korban Kecelakaan Maut Karawang, Jalur Underpass Ditutup Permanen



Foto : Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh didampingi Sekda Karawang Asep Aang Rahmatullah saat takziah kerumah duka korban kecelakaan maut underpass Bendasari, Karawang Timur. (Instagram)

Thekarawangpost.com - Karawang | Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, mendatangi rumah duka korban kecelakaan maut truk kontainer di Underpass Bendasari, Desa Kondangjaya, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang. 

Kunjungan itu bukan sekadar takziah, tetapi juga penegasan komitmen pemerintah daerah untuk menjamin masa depan anak-anak korban.

Kecelakaan tragis yang terjadi Minggu (15/2/2026) malam di Jalan Raya Tanggul Rawagabus itu merenggut nyawa pasangan suami istri dan satu anak mereka. Truk kontainer yang diduga kehilangan kendali terguling dan menimpa minibus Toyota yang melintas. Tiga orang meninggal dunia, sementara tiga lainnya mengalami luka berat.

Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, H. Aep menyampaikan duka mendalam atas musibah tersebut. Ia hadir bersama Ketua PKK, Sekretaris Daerah, serta Kepala Dinas Perhubungan untuk memberikan dukungan langsung kepada keluarga yang ditinggalkan.

Tak hanya bertakziah, H. Aep juga menjenguk anak korban yang selamat dan kini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Karawang akibat luka serius. 

Sementara itu, anak sulung korban, Syifa, harus menerima kenyataan pahit menjadi tulang punggung keluarga di usia muda setelah kehilangan kedua orang tuanya.

“Pemerintah daerah tidak akan tinggal diam. Kami akan memastikan masa depan anak-anak ini tetap terjaga,” tegas H. Aep.

Ia memastikan Syifa akan difasilitasi mendapatkan pekerjaan setelah Hari Raya Idulfitri agar dapat menopang kebutuhan keluarga. 

Selain itu, pemerintah juga akan mendukung pendidikan adiknya yang bercita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dengan mengarahkan pendidikan ke pesantren sesuai keinginan sang anak.

Langkah ini dinilai sebagai bentuk tanggung jawab moral pemerintah di tengah duka mendalam yang dialami keluarga korban. 

H. Aep juga memberikan motivasi kepada anak-anak tersebut agar tetap kuat menghadapi masa depan, seraya menegaskan bahwa negara harus hadir dalam situasi sulit seperti ini.

Di sisi lain, pemerintah daerah mengambil keputusan tegas terkait lokasi kecelakaan. Jalur alternatif di Underpass Bendasari diputuskan untuk ditutup secara permanen setelah evaluasi aspek keselamatan. 

Keputusan ini diambil menyusul tingginya risiko kecelakaan di jalur tersebut yang dinilai membahayakan pengguna jalan.

Sementara itu, aparat kepolisian masih mendalami penyebab kecelakaan. Polres Karawang telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk sopir truk kontainer, untuk memastikan kronologi dan faktor pemicu insiden maut tersebut.

Tragedi ini menjadi pengingat keras tentang pentingnya pengawasan ketat terhadap kendaraan berat dan evaluasi infrastruktur jalan. Di tengah duka keluarga korban, publik kini menanti langkah konkret pemerintah dan aparat penegak hukum agar peristiwa serupa tidak kembali terulang di Karawang.


• NP 

0 Komentar

© Copyright 2022 - THE KARAWANG POST