![]() |
| Foto : Agenda Reses II Masa Sidang Tahun 2025/2026 Anggota DPRD Kabupaten Karawang Daerah Pemilihan (Dapil) V dari Fraksi Partai NasDem, H. Erick Heryawan Kusuma, S.E. |
Thekarawangpost.com - Karawang | Agenda Reses II Masa Sidang Tahun 2025/2026 Anggota DPRD Kabupaten Karawang Daerah Pemilihan (Dapil) V dari Fraksi Partai NasDem, H. Erick Heryawan Kusuma, S.E., yang digelar di Aula Kantor Desa Jatiwangi, Kecamatan Jatisari, Selasa (10/02/2026), berlangsung lebih dari sekadar agenda seremonial penyerapan aspirasi.
Forum tersebut menjelma menjadi ruang dialog kritis yang mengupas realitas pengelolaan anggaran daerah hingga dinamika sosial-politik di tingkat akar rumput.
Dalam suasana dialog yang terbuka dan penuh antusiasme, warga Desa Jatiwangi menyampaikan beragam aspirasi pembangunan. Fokus utama tertuju pada sektor infrastruktur, mulai dari perbaikan jalan lingkungan, drainase, sarana pertanian, hingga fasilitas pendukung pelayanan publik desa yang dinilai masih membutuhkan perhatian serius.
Menanggapi hal tersebut, Erick menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan sarana komunikasi dua arah antara wakil rakyat dan masyarakat.
Seluruh aspirasi yang disampaikan, kata dia, akan dicatat dan diperjuangkan melalui mekanisme pembahasan di DPRD Kabupaten Karawang, meskipun tidak semuanya dapat direalisasikan secara bersamaan.
Dengan gaya penyampaian lugas disertai sentuhan satire, Erick menyinggung persepsi publik terkait besaran anggaran aspirasi yang kerap terdengar fantastis di tingkat wacana, namun menyusut drastis ketika masuk ke tahapan birokrasi dan penentuan skala prioritas.
“Sering usulan nilainya miliaran rupiah, tapi setelah diproses dan dipangkas sesuai sistem, yang tersisa sekitar Rp200 juta. Mahi make naon 200 juta,” ujarnya dalam bahasa Sunda, yang sontak mengundang respons warga.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi refleksi atas keterbatasan pagu anggaran daerah yang harus dibagi ke berbagai sektor kebutuhan.
Meski demikian, Erick menyampaikan kabar positif terkait program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang tetap menjadi prioritas Fraksi NasDem pada tahun ini.
Sebanyak 22 unit rumah direncanakan akan mendapatkan bantuan perbaikan. Namun ia juga mengakui, kemampuan fiskal daerah belum sebanding dengan jumlah warga yang membutuhkan.
“Ini adalah bentuk kepedulian, meskipun belum bisa menjangkau seluruh kebutuhan masyarakat,” katanya.
Dalam forum tersebut, Erick juga menyoroti beban sosial yang kerap melekat pada seorang wakil rakyat. Ia mengkritisi fenomena yang ia sebut sebagai “kondangan kudu mere deui”, yakni anggapan bahwa kehadiran pejabat publik dalam acara sosial harus selalu disertai bantuan materi.
Menurutnya, pola pikir tersebut berpotensi menggeser orientasi pembangunan dari program jangka panjang ke tuntutan bantuan instan yang bersifat konsumtif.
Ia pun mengajak masyarakat untuk memahami batasan kewenangan, kapasitas anggaran, serta aspek legalitas pertanggungjawaban keuangan yang melekat pada jabatan anggota dewan.
“Tidak semua aspirasi bisa langsung direalisasikan. Ada skala prioritas, ada batas kemampuan, dan semua harus sesuai aturan hukum agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Jatiwangi, Ahmad Asrori, mengapresiasi pelaksanaan reses tersebut. Ia menilai kehadiran anggota DPRD di tengah masyarakat memberikan ruang yang konstruktif bagi warga desa untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan secara langsung.
“Kami berterima kasih atas kehadiran Bapak H. Erick Heryawan Kusuma. Melalui reses ini, masyarakat dapat menyampaikan berbagai kebutuhan, khususnya terkait pembangunan infrastruktur. Kami berharap aspirasi tersebut dapat ditindaklanjuti demi kemajuan Desa Jatiwangi,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Tokoh Masyarakat Desa Jatiwangi, Harun Arasyid, yang menyebut kegiatan reses sebagai momentum penting bagi warga untuk menyuarakan persoalan desa secara terbuka dan transparan.
“Harapannya, aspirasi yang telah disampaikan bisa diperjuangkan dan direalisasikan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tuturnya.
Menutup kegiatan reses, Erick mengajak seluruh aparat desa dan masyarakat untuk menjaga semangat kebersamaan dalam membangun daerah. Ia menegaskan komitmennya sebagai putra daerah untuk terus berjuang demi kemajuan Karawang, meskipun dihadapkan pada berbagai keterbatasan.
“Walaupun tenaga ototnya lemah, tapi semangatnya harus tetap Semangat 45,” pungkasnya.
Kegiatan reses tersebut dihadiri Kepala Desa Jatiwangi beserta perangkat desa, Ketua PAC Partai NasDem Kecamatan Jatisari, tokoh masyarakat, serta warga dari berbagai elemen, dan berlangsung tertib serta kondusif.
• Red

0 Komentar