![]() |
| Foto : peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Lombok Tengah, Jumat (13/02/2026). |
Thekarawangpost.com - Mataram | Komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul kembali ditegaskan melalui peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Lombok Tengah, Jumat (13/02/2026).
Peresmian yang dipusatkan di Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah ini dihadiri Wakapolda NTB Brigjen Pol. Hari Nugroho, S.I.K., sekaligus mengikuti Zoom Meeting nasional peresmian dan groundbreaking SPPG Polri serta Gudang Ketahanan Pangan yang dipimpin Presiden Republik Indonesia.
Langkah ini menjadi bukti konkret peran aktif Polri dalam menyukseskan agenda strategis nasional di bidang kesehatan dan ketahanan pangan, khususnya dalam percepatan penurunan stunting dan penguatan gizi masyarakat.
Brigjen Pol. Hari Nugroho menegaskan, pembangunan SPPG bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan investasi jangka panjang bagi kualitas generasi bangsa.
“SPPG ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam mendukung peningkatan kualitas SDM melalui aspek kesehatan dan pemenuhan gizi. Ini bagian dari kontribusi Polri untuk Indonesia yang lebih sehat dan kuat,” tegasnya.
Peresmian SPPG Polres Lombok Tengah juga dirangkaikan secara nasional dalam agenda besar Polri, menandai sinergi pusat dan daerah dalam mendukung program prioritas pemerintah, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden RI.
Dukung Dunia Pendidikan dan Ekonomi Lokal
Wakapolda NTB menekankan bahwa keberadaan SPPG tidak hanya diperuntukkan bagi internal Polri, tetapi diharapkan memberi dampak luas bagi masyarakat.
SPPG diharapkan:
Mendukung pemenuhan gizi anak-anak sekolah.
Berkontribusi dalam penurunan angka stunting di NTB.
Membuka peluang lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar.
Mendorong kolaborasi lintas sektor dengan pemerintah daerah dan stakeholder.
“Kami ingin SPPG ini menjadi pusat pelayanan gizi yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Sinergi dengan pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan mitra terkait menjadi kunci keberhasilannya,” ujarnya.
Target 11 SPPG di NTB Tahun 2026
Saat ini, Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat telah memiliki empat SPPG yang berstatus operasional, yakni:
1 SPPG Polda NTB di Mako Brimob,
1 SPPG Polres Lombok Tengah,
2 SPPG Polres Lombok Timur.
Selain itu, dua SPPG lainnya di Polres Sumbawa dan Polres Lombok Barat telah terbangun dan masih dalam tahap survei kelayakan.
Pada tahun 2026, Polda NTB menargetkan pembangunan total 11 SPPG di seluruh wilayah Nusa Tenggara Barat. Target ini menunjukkan keseriusan Polri dalam mengambil peran strategis mendukung kebijakan nasional berbasis kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Peresmian SPPG Polres Lombok Tengah menjadi tonggak penting bahwa Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan sosial, kesehatan, dan ketahanan pangan di daerah.
Dengan kolaborasi yang solid antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, SPPG diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mencetak generasi NTB yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
• Hms

0 Komentar