![]() |
| Foto : Imransyah Pasai resmi terpilih sebagai Ketua Umum dalam Konferensi Wilayah (Konferwil) ke-XVI |
Thekarawangpost.com - Asahan | Regenerasi kepemimpinan Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Sumatera Utara (HIMMAH Sumut) memasuki babak baru. Imransyah Pasai resmi terpilih sebagai Ketua Umum dalam Konferensi Wilayah (Konferwil) ke-XVI yang digelar Kamis, 12 Februari 2026, di Antariksa Hotel, Jalan Sei Gambus No.3, Kelurahan Sendang Sari, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan.
Konferwil yang berlangsung lancar dan kondusif itu menjadi momentum penting bagi organisasi mahasiswa terbesar di Sumatera Utara tersebut dalam menentukan arah gerak dan kebijakan strategis ke depan. Proses musyawarah yang dinilai demokratis menegaskan komitmen HIMMAH dalam menjaga tradisi intelektual dan soliditas kader.
Dalam pidato perdananya usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Imransyah menyampaikan apresiasi kepada seluruh senior, pengurus, dan kader HIMMAH se-Sumatera Utara, khususnya Pengurus Pusat (PP) HIMMAH, atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.
“Ini adalah amanah besar. Tanggung jawab ini tidak ringan. Ke depan, fokus utama kita adalah memperkuat kaderisasi dan memastikan HIMMAH Sumut hadir sebagai mitra strategis pembangunan di Sumatera Utara, sekaligus menjadi benteng moral bagi mahasiswa,” tegas Imran, sapaan akrabnya.
Mengusung visi “HIMMAH Sumut: Modern, Mandiri, Berdampak”, Imransyah menekankan pentingnya transformasi organisasi agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar Al Washliyah. Modern dalam tata kelola dan pemikiran, mandiri dalam gerakan dan pembiayaan, serta berdampak nyata bagi umat dan masyarakat menjadi garis besar kepemimpinannya.
Terpilihnya Imransyah diharapkan membawa energi baru bagi roda organisasi. Tantangan yang dihadapi HIMMAH Sumut ke depan tidak ringan, mulai dari penguatan kualitas kader, peningkatan kapasitas intelektual mahasiswa, hingga peran aktif dalam isu-isu sosial, pendidikan, dan kebangsaan di daerah.
Ia juga menyerukan rekonsiliasi dan persatuan pasca konferensi. Menurutnya, dinamika dalam musyawarah adalah hal yang wajar dalam organisasi, namun setelah keputusan ditetapkan, seluruh elemen harus kembali merapatkan barisan.
“Konferensi telah usai. Sudah saatnya kita kembali bersatu. Mari jadikan momentum ini untuk merekatkan silaturahmi dan membangun semangat baru demi HIMMAH Sumatera Utara yang lebih kuat dan progresif,” pungkasnya.
Dengan kepemimpinan baru ini, publik menanti langkah konkret dan akselerasi program kerja yang mampu menjadikan HIMMAH Sumut bukan hanya besar secara struktur, tetapi juga kuat dalam gagasan dan nyata dalam kontribusi.
• Rls/Red

0 Komentar