Headline

LSM F12 Tepis Stigma, Rayakan Tiga Dekade Dengan Santunan Massal di Cilamaya Karawang

Foto : Ketum LSM F12, H. Ade bersama istri saat memberikan santunan 

Thekarawangpost.com - Karawang | Memasuki usia ke-30 tahun, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) F12 di Kabupaten Karawang menegaskan eksistensinya bukan sekadar organisasi kontrol sosial, tetapi juga kekuatan filantropi yang berdampak langsung bagi masyarakat. 

Momentum ini ditandai dengan penyaluran santunan kepada lebih dari 1.000 anak yatim piatu dan kaum dhuafa, Rabu (18/03/2026), bertepatan dengan penghujung Ramadan 1447 Hijriah.

Kegiatan yang digelar di Markas Besar LSM F12, Jalan Raya Cikalong–Cilamaya, Desa Tegalwaru, menjadi salah satu aksi sosial berskala besar di wilayah pesisir Karawang. 

Ratusan penerima manfaat tampak memadati lokasi sejak pagi, mencerminkan besarnya kebutuhan sekaligus harapan masyarakat terhadap peran lembaga non-pemerintah.

Ketua LSM F12, Haji Ade Hidayat, menegaskan bahwa peringatan tiga dekade organisasi bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk refleksi sekaligus pembuktian konsistensi pengabdian kepada masyarakat.

“Di usia ke-30 ini, kami ingin menunjukkan bahwa LSM F12 tetap hadir dan relevan. Santunan ini bukan hanya agenda rutin, tetapi wujud rasa syukur kami sekaligus upaya menghadirkan kebahagiaan bagi saudara-saudara kita menjelang Idulfitri,” ujarnya.

Lebih dari sekadar kegiatan karitatif, aksi ini menyoroti peran strategis LSM dalam mengisi celah jaring pengaman sosial, terutama di tengah tekanan ekonomi menjelang hari raya. 

Ketika harga kebutuhan pokok cenderung meningkat, intervensi lembaga seperti F12 menjadi penopang penting bagi masyarakat lapisan bawah.

Namun, Haji Ade mengingatkan bahwa kepedulian sosial tidak boleh berhenti pada kegiatan musiman. Ia mendorong seluruh elemen masyarakat—termasuk pelaku usaha dan pemangku kebijakan—untuk membangun solidaritas yang berkelanjutan.

“Empati jangan hanya muncul saat Ramadan. Kita harus membangun budaya saling membantu sepanjang tahun,” tegasnya.

Tak hanya fokus pada santunan di dalam gedung, rangkaian kegiatan juga diisi dengan aksi berbagi takjil di sepanjang Jalur Cikalong–Cilamaya, salah satu urat nadi transportasi di Karawang Timur. 

Para pengguna jalan menyambut antusias, menciptakan suasana hangat menjelang waktu berbuka puasa.

Keberhasilan kegiatan ini, menurut Haji Ade, tidak lepas dari soliditas internal organisasi serta dukungan para donatur. Ia menyebut kolaborasi menjadi kunci utama terselenggaranya kegiatan dengan skala besar dan dampak luas.

Aksi LSM F12 ini sekaligus menjadi penegasan ulang citra organisasi kemasyarakatan di Karawang. Di tengah stigma yang kerap melekat pada LSM sebagai kelompok advokasi yang konfrontatif, F12 menghadirkan pendekatan berbeda: humanis, solutif, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Langkah ini menjadi contoh bahwa pemberdayaan sosial dan filantropi bukan sekadar pelengkap, melainkan instrumen utama dalam membangun kedekatan dengan rakyat sekaligus menjaga keseimbangan sosial di tingkat daerah.


• Nupo 

0 Komentar

© Copyright 2022 - THE KARAWANG POST