![]() |
| Foto : Silaturahmi Akbar Insan Pers Bekasi, Karawang, dan Purwakarta yang digelar di Aula Husni Hamid, Karawang, Rabu (11/3/2026). |
Thekarawangpost.com - Karawang | Sekitar 500 insan pers dari berbagai media dan organisasi wartawan menghadiri Silaturahmi Akbar Insan Pers Bekasi, Karawang, dan Purwakarta yang digelar di Aula Husni Hamid, Karawang, Rabu (11/3/2026).
Pertemuan perdana insan pers wilayah Jawa Barat VII ini menjadi momentum mempererat solidaritas sekaligus menegaskan komitmen menjaga independensi pers sebagai pilar keempat demokrasi.
Kehadiran tokoh kartunis legendaris Hedot menjadi salah satu daya tarik dalam acara tersebut. Hedot dikenal luas lewat karakter kartun komedi situasi Doyok, Otoy, Ali Oncom, dan Hedot dalam rubrik Lembergar yang pernah populer di Surat Kabar Pos.
“Inilah kebanggaan kita. Di tengah perkembangan teknologi, banyak orang membuat karikatur dengan aplikasi AI, tapi Bung Hedot masih setia menggambar dengan spidol,” ujar Ketua Panitia Silaturahmi Akbar, Doni Ardon dalam sambutannya.
Dalam kesempatan tersebut, Hedot menyerahkan dua karya karikaturnya sebagai bentuk apresiasi kepada tokoh publik.
Karikatur pertama menggambarkan Aep Syaepuloh yang digotong para wartawan, sementara karya kedua menampilkan Jalal Abdul Nasir memeluk bola dunia bertuliskan “Pers”.
Kedua karya tersebut diserahkan melalui perwakilan media, yakni CEO Lintaskarawang.com Mr Kim kepada Bupati Karawang, serta melalui CEO Mitranews.net Doni Ardon kepada Jalal Abdul Nasir.
Momentum Pers Solid
Doni Ardon menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan antara insan pers, pemerintah, serta berbagai lembaga lainnya.
“Alhamdulillah acara dimulai pukul 15.30 WIB dan dihadiri lebih dari 500 insan pers dari berbagai organisasi dan media,” ujarnya.
Sementara itu, CEO Media Lintaskarawang.com Mr Kim menilai kehadiran ratusan wartawan menunjukkan kuatnya solidaritas insan pers di tiga wilayah tersebut.
“Hari ini kita buktikan bahwa insan pers Bekasi, Karawang, dan Purwakarta solid dan kompak,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh wartawan harus saling mendukung apabila ada rekan seprofesi yang mengalami kriminalisasi atau intimidasi saat menjalankan tugas jurnalistik.
“Ketika ada wartawan yang diperlakukan tidak baik saat peliputan, maka seluruh insan pers wajib membela,” tegasnya.
Seruan tersebut disambut yel-yel yang menggema di ruangan:
“Salam Satu Pena!”
“Solid!”
Kampanye Pers dan Buka Puasa Bersama
Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan kampanye pers yang disampaikan sejumlah ketua organisasi wartawan. Kampanye tersebut menekankan pentingnya menjaga soliditas, independensi, profesionalisme, dan integritas pers.
“Pers yang solid adalah benteng informasi yang akurat dan berimbang bagi masyarakat,” ujar Mr Kim.
Sejumlah organisasi pers yang mendukung kegiatan ini antara lain Serikat Media Siber Indonesia, Persatuan Wartawan Indonesia, Ikatan Wartawan Online, Media Independen Online Indonesia, serta berbagai organisasi jurnalis lainnya dari Bekasi, Karawang, dan Purwakarta.
Rangkaian acara kemudian ditutup dengan tausiyah yang disampaikan Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia, Yayan Sopiyan, dilanjutkan buka puasa bersama serta pembagian paket bingkisan Lebaran bagi para wartawan yang hadir.
Acara berlangsung tertib sejak pembukaan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya oleh Paduan Suara Candra Gemilang dari SMAN 5 Karawang, pembacaan sholawat, hingga ditutup sekitar pukul 19.00 WIB.
Silaturahmi akbar ini menjadi penegasan bahwa di tengah dinamika industri media dan tantangan digital, insan pers tetap berupaya menjaga kekompakan demi keberlangsungan jurnalisme yang independen dan berpihak pada kepentingan publik.
• irf

0 Komentar