Headline

Remaja 17 Tahun Ditemukan Meninggal di Irigasi Jayakerta, Polisi Selidiki Kronologi Sebelum Tewas

Foto : Seorang remaja laki-laki berusia 17 tahun, Muhamar Farid Ihsan alias Endo, ditemukan meninggal dunia di saluran irigasi Dusun Sukajaya I, Desa Kemiri, Kecamatan Jayakerta

Thekarawangpost.com - Karawang | Seorang remaja laki-laki berusia 17 tahun, Muhamar Farid Ihsan alias Endo, ditemukan meninggal dunia di saluran irigasi Dusun Sukajaya I, Desa Kemiri, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang, Kamis (5/3/2026). Penemuan jasad korban bermula dari laporan warga yang mencium bau menyengat dari sekitar lokasi irigasi.

Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas Ipda Cep Wildan mengatakan, warga awalnya curiga setelah mencium bau tidak sedap yang berasal dari aliran irigasi di wilayah tersebut.

“Pada Kamis pagi warga menemukan sesosok mayat remaja laki-laki di irigasi Dusun Sukajaya I, Desa Kemiri. Penemuan tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Rengasdengklok,” ujar Ipda Cep Wildan.

Mendapat laporan itu, petugas dari Polsek Rengasdengklok bersama tim Inafis Polres Karawang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jasad korban.

Berdasarkan keterangan saksi, korban terakhir kali terlihat pada Selasa malam (3/3/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu, korban bersama temannya bernama Rehan diduga hendak menuju lokasi tawuran di depan sebuah pabrik kerupuk di Desa Kertasari.

Namun rencana tersebut batal setelah mereka mengetahui jumlah kelompok lawan lebih banyak.

“Menurut keterangan saksi, korban kemudian memacu sepeda motornya hingga terjatuh. Diduga karena panik dan ketakutan, korban lalu melompat ke dalam irigasi,” jelas Ipda Cep Wildan.

Hingga kini, penyebab pasti kematian korban masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Untuk memastikan penyebab kematian, jenazah korban telah dibawa ke RSUD Karawang guna dilakukan autopsi.

“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui secara pasti kronologi dan penyebab kematian korban,” pungkasnya.

Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya para remaja, agar tidak terlibat dalam aksi tawuran yang berpotensi membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.


• NP 

0 Komentar

© Copyright 2022 - THE KARAWANG POST