![]() |
| Foto : Upaya menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas terus digencarkan jajaran Satlantas Polres Karawang |
Thekarawangpost.com - Karawang | Upaya menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas terus digencarkan jajaran Satlantas Polres Karawang. Salah satunya melalui patroli simpatik yang dilaksanakan di sejumlah ruas jalan utama, Sabtu (11/4/2026).
Dipimpin oleh personel di lapangan, termasuk Aipda Syarif Hidayat, patroli ini bukan sekadar pengawasan, tetapi juga pendekatan persuasif kepada masyarakat. Tujuannya jelas: membangun kesadaran kolektif agar pengguna jalan lebih disiplin dan mengutamakan keselamatan.
Kasat Lantas Polres Karawang, AKP Sudiriyanto, menegaskan bahwa patroli simpatik harus menjadi agenda rutin. Menurutnya, kehadiran polisi di jalan tidak hanya untuk menindak, tetapi juga memberikan rasa aman serta edukasi langsung kepada masyarakat.
“Ini adalah bentuk pelayanan dan perlindungan kami terhadap masyarakat,” tegasnya.
Namun, realitas di lapangan masih menunjukkan tantangan serius. Petugas masih menemukan berbagai pelanggaran klasik yang berpotensi fatal, mulai dari kendaraan dengan muatan berlebih, pengendara tanpa helm, berboncengan lebih dari dua orang, melawan arus, hingga penggunaan knalpot bising.
Menghadapi kondisi tersebut, AKP Sudiriyanto menginstruksikan anggotanya untuk tetap mengedepankan sikap humanis—tanpa kehilangan ketegasan.
Pendekatan ini dinilai penting agar masyarakat tidak hanya patuh karena takut ditindak, tetapi benar-benar memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas.
“Kami ingin masyarakat tumbuh kesadarannya. Tertib berlalu lintas bukan karena diawasi, tapi karena kebutuhan akan keselamatan,” ujarnya.
Lebih jauh, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) di Karawang.
Dengan sinergi antara aparat dan masyarakat, diharapkan jalanan di Karawang tidak hanya lebih tertib, tetapi juga lebih aman bagi semua pengguna.
Intinya jelas: keselamatan di jalan bukan pilihan—melainkan kewajiban.

0 Komentar