![]() |
| Foto : Aplikasi 'Guru Piket' |
Thelarawangpost.com - Bekasi | SMKN 1 Babelan melalui unit Teaching Factory (TEFA) RPL MEDIANET kembali menunjukkan langkah progresif dalam transformasi pendidikan berbasis teknologi. Kali ini, sekolah tersebut resmi meluncurkan inovasi digital terbaru bernama GURU PIKET, sebuah aplikasi yang dirancang untuk merevolusi sistem pengelolaan tugas guru piket secara lebih efisien, transparan, dan terintegrasi.
Aplikasi ini hadir sebagai jawaban atas berbagai kendala administrasi konvensional di lingkungan sekolah, yang selama ini masih banyak bergantung pada pencatatan manual.
Dengan sistem digital GURU PIKET, seluruh penjadwalan, pelaporan, hingga monitoring tugas guru dapat dilakukan secara real-time, terdokumentasi rapi, serta mudah diakses oleh pihak terkait.
Dorong Efisiensi dan Kurangi Ketergantungan Kertas
Selain meningkatkan efektivitas kerja, inovasi ini juga menjadi bagian dari komitmen SMKN 1 Babelan dalam mendukung prinsip keberlanjutan lingkungan.
Implementasi sistem paperless melalui aplikasi ini secara langsung mengurangi penggunaan kertas dalam aktivitas administrasi harian sekolah.
Langkah ini sejalan dengan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek pendidikan berkualitas dan aksi nyata terhadap perubahan iklim melalui pengurangan limbah kertas.
Visi Sekolah Vokasi Berbasis Teknologi
Kepala program TEFA RPL MEDIANET SMKN 1 Babelan menegaskan bahwa pengembangan aplikasi ini bukan sekadar inovasi teknis, melainkan bagian dari visi jangka panjang sekolah dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang modern dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Kami berharap TEFA RPL MEDIANET di SMKN 1 Babelan dapat menjadi pionir solusi digital di lingkungan pendidikan. Tujuannya jelas, menjadikan sekolah khususnya di wilayah Bekasi lebih berkelanjutan, efisien, dan siap menghadapi era teknologi,” ujarnya.
Bukti Nyata Sekolah Vokasi Produktif
Kehadiran aplikasi GURU PIKET menjadi bukti bahwa sekolah vokasi tidak hanya berfokus pada pembelajaran teori dan praktik, tetapi juga mampu menghasilkan produk teknologi yang aplikatif dan berdampak nyata.
Inovasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk terus berinovasi dalam mendukung transformasi digital pendidikan di Indonesia.
• Nana

0 Komentar