![]() |
| Foto : Kapolres karawang saat konferensi pers didampingi Bupati |
Thelarawangpost.com - Karawang | Polres Karawang berhasil mengungkap kasus pembunuhan tragis terhadap seorang pelajar yang jasadnya ditemukan di wilayah Kecamatan Batujaya. Pelaku yang diketahui masih berstatus di bawah umur berhasil diamankan kurang dari 2x24 jam setelah kejadian.
Kasus ini sempat menyita perhatian publik karena korban dan pelaku diketahui merupakan pelajar dari sekolah yang sama. Fakta tersebut menambah ironi dalam peristiwa berdarah yang diduga dipicu motif ekonomi.
Kapolres Karawang dalam konferensi pers, Kamis (14/5/2026), menjelaskan pengungkapan kasus dilakukan melalui penyelidikan intensif oleh Satreskrim, Satres PPA, dan tim Resmob Polres Karawang.
Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Karawang dalam penanganan kasus tersebut.
“Terima kasih kepada Bupati Karawang yang hadir memberikan dukungan kepada Polres Karawang, serta rekan-rekan media yang telah membantu menyampaikan informasi kepada masyarakat,” ujar Kapolres.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, peristiwa bermula saat korban menjemput pelaku sebelum keduanya menuju lokasi kejadian di kawasan Batujaya. Di lokasi itulah pelaku diduga menghabisi nyawa korban menggunakan senjata tajam.
Setelah memastikan korban meninggal dunia, pelaku kemudian membawa kabur sepeda motor milik korban untuk dijual. Polisi menduga kuat aksi tersebut telah direncanakan dengan tujuan menguasai kendaraan korban.
“Motif sementara yang berhasil kami ungkap adalah faktor ekonomi, di mana pelaku ingin menguasai kendaraan milik korban,” ungkap Kapolres.
Dalam proses penyidikan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa telepon genggam, pakaian, serta sepeda motor milik korban. Sejumlah saksi juga telah diperiksa untuk memperkuat konstruksi hukum kasus tersebut.
Pelaku dijerat Pasal 459 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman berat. Meski pelaku masih di bawah umur, proses hukum tetap berjalan sesuai ketentuan dalam sistem peradilan anak.
Kapolres menegaskan pihaknya masih terus mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam kasus tersebut.
Sementara itu, Aep Syaepuloh menyampaikan apresiasi atas gerak cepat kepolisian dalam mengungkap kasus yang meresahkan masyarakat tersebut.
Ia juga menegaskan bahwa peristiwa ini murni dipicu motif ekonomi dan tidak berkaitan dengan konflik kelompok maupun suporter sepak bola.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Karawang, kami menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak,” ujar Aep.
Pemerintah Kabupaten Karawang, lanjutnya, akan terus berkoordinasi dengan kepolisian guna menjaga situasi keamanan serta memastikan proses hukum berjalan transparan dan adil.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat penegak hukum.
• Irfan Sahab

0 Komentar