Headline

PGAK Kristus Raja Gandeng Warga dan Pemerintah, Pemakaman Katolik di Karawang Segera Terwujud

Foto : Pengurus Gereja dan Amal Katolik (PGAK) Gereja Kristus Raja menyiapkan lahan seluas sekitar 5.745 meter persegi di wilayah Adiarsa Barat, Kabupaten Karawang

Thekarawangpost.com - Karawang | Pengurus Gereja dan Amal Katolik (PGAK) Gereja Kristus Raja menyiapkan lahan seluas sekitar 5.745 meter persegi di wilayah Adiarsa Barat, Kabupaten Karawang, untuk kebutuhan pemakaman umat Katolik. 

Langkah ini menjadi bentuk nyata komitmen gereja dalam menghadirkan pelayanan sosial dan keagamaan yang semakin dibutuhkan masyarakat.

Penyediaan lahan pemakaman tersebut dipandang penting, mengingat kebutuhan tempat pemakaman bagi umat Katolik di Karawang terus meningkat dari tahun ke tahun. 

Selain sebagai fasilitas keagamaan, keberadaan area pemakaman juga diharapkan mampu memberikan rasa tenang dan kepastian bagi umat, khususnya kalangan kurang mampu.

Perwakilan PGAK Kristus Raja, Josaphat Judho Pramono, mengatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari pelayanan jangka panjang gereja kepada umat.

“Kami telah menyiapkan lahan sekitar 5.000 meter persegi di wilayah Adiarsa Barat untuk kebutuhan pemakaman umat Katolik. Ini merupakan bagian dari pelayanan dan perhatian terhadap kebutuhan umat,” ujarnya saat bersilaturahmi ke kantor Kementerian Agama Karawang, Kamis (21/5/2026).

Pria yang akrab disapa Pastor Fredy itu menegaskan, area pemakaman tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi umat secara umum, tetapi juga akan menjadi solusi bagi warga Katolik yang memiliki keterbatasan ekonomi.

“Pemakaman itu diperuntukkan juga bagi umat Katolik yang kurang mampu,” katanya.

PGAK Kristus Raja juga memastikan seluruh proses penyediaan lahan dilakukan sesuai aturan hukum dan prosedur yang berlaku. Komunikasi dengan pemerintah setempat serta tokoh masyarakat terus dilakukan guna menjaga kondusivitas dan membangun dukungan bersama.

“Kami telah berkomitmen untuk ikut prosedur dan taat hukum, di antaranya berkomunikasi aktif dengan lurah, ketua RW, ketua RT, tokoh masyarakat, serta tokoh agama setempat,” tegasnya.

Meski demikian, pihak gereja mengakui masih terdapat sejumlah kendala administratif dan sosial sebelum lahan tersebut resmi dapat digunakan sebagai area pemakaman umat Katolik. 

Namun, PGAK optimistis persoalan itu dapat segera diselesaikan melalui dukungan pemerintah daerah, Kementerian Agama, dan masyarakat sekitar.

“Saya yakin kendala itu bisa diselesaikan dalam waktu dekat dengan dukungan dari Pemda, Kemenag Karawang, dan masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Rencana penyediaan lahan pemakaman ini dinilai bukan hanya soal kebutuhan fasilitas, tetapi juga menjadi simbol penguatan toleransi dan pelayanan kemanusiaan di tengah masyarakat multikultural di Karawang. 

PGAK Kristus Raja berharap keberadaan pemakaman tersebut nantinya dapat menjadi ruang pelayanan yang layak, manusiawi, dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan antarumat beragama. (***)

0 Komentar

© Copyright 2022 - THE KARAWANG POST