Headline

Sri Sultan dan Megawati Bertemu di Resepsi Putra Hasto, Nuansa Politik dan Kekeluargaan Menyatu

Foto : Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Prof. Dr. Megawati Soekarnoputri bertemu dengan Raja Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan Hamengku Buwono X di acara pernikahan putra Hasto. (Istimewa)

Thekarawangpost.com - Yogyakarta | Suasana haru dan penuh kehangatan menyelimuti resepsi pernikahan Ignatius Windu Hastomo (Igo) dan Lim Xin Rui (Emily) di Pendapa Kridha Manunggal Budaya, Yogyakarta, Sabtu (23/5/2026). Momen itu menjadi semakin istimewa dengan kehadiran Presiden Kelima RI sekaligus Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Prof. Dr. Megawati Soekarnoputri.

Igo merupakan putra dari Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, dan Maria Ekowati. Resepsi bernuansa adat Yogyakarta tersebut tak hanya menjadi perayaan keluarga, tetapi juga memperlihatkan kuatnya ikatan emosional dan solidaritas di lingkungan partai berlambang banteng itu.

Megawati tiba sekitar pukul 13.00 WIB mengenakan balutan batik elegan. Ia hadir bersama putranya yang juga Ketua DPP PDIP, M. Prananda Prabowo, didampingi sang istri Nancy Prananda, serta cucunya, Diah Pikatan O.P. Haprani atau Pinka, putri Ketua DPR RI Puan Maharani.

Kedatangan Megawati disambut langsung oleh keluarga besar kedua mempelai serta tim protokoler VVIP. Di ruang khusus tamu kehormatan, Megawati memberikan ucapan selamat secara personal kepada Hasto Kristiyanto, Maria Ekowati, dan kedua mempelai.

Namun, suasana berubah menjadi emosional ketika Megawati mulai menyalami keluarga inti. Hasto yang berdiri paling depan tampak tak mampu membendung haru. 

Matanya berkaca-kaca saat menerima salam dari Megawati sebelum kemudian mencium tangan sang ketua umum dengan penuh hormat dan rasa terima kasih.

Momen tersebut menjadi sorotan para tamu undangan. Di tengah dinamika politik nasional yang terus bergerak, adegan sederhana itu memperlihatkan relasi yang lebih dalam daripada sekadar hubungan struktural partai sebuah ikatan emosional yang telah terbangun selama bertahun-tahun.

Tak lama berselang, Raja Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan Hamengku Buwono X turut hadir. Setelah menyapa keluarga mempelai, Sri Sultan menuju meja VIP dan berbincang hangat dengan Megawati serta keluarga selama sekitar 15 menit. 

Percakapan santai dua tokoh nasional itu menambah nuansa hangat dan penuh penghormatan dalam acara yang berlangsung sakral tersebut.

Sebelum resepsi dimulai, Igo dan Emily terlebih dahulu menjalani prosesi pemberkatan nikah di Gereja Katolik Keluarga Kudus Paroki Banteng pada pukul 10.00–11.30 WIB. 

Dalam upacara sakramen yang berlangsung khidmat, keduanya tampil serasi mengenakan beskap dan kebaya bernuansa putih serta soft pink.

Di hadapan altar gereja, pasangan pengantin mengucapkan janji suci perkawinan disaksikan keluarga inti dan para saksi. Dari pihak mempelai pria, saksi pernikahan dipercayakan kepada Yohanes Sarwo Wibowo, sementara pihak mempelai wanita diwakili Prof. Dr. dr. Daldiyono.

Usai prosesi gereja dinyatakan sah, rombongan keluarga menuju Pendapa Kridha Manunggal Budaya untuk menyambut tamu undangan yang telah memadati lokasi resepsi sejak siang hari.

Sejumlah elite DPP PDI Perjuangan tampak hadir, di antaranya Komaruddin Watubun, Ganjar Pranowo, Bambang Wuryanto, Rudianto Tjen, Andreas Pareira, Deddy Yevri Sitorus, Ribka Tjiptaning, Yanti Sukamdani, Dolfie OFP, Charles Honoris, Darmadi Durianto, Yuke Yurike, hingga Yoseph Aryo Adhi Dharmo.

Selain kader partai, hadir pula sejumlah tokoh nasional seperti Mahfud MD, Todung Mulya Lubis, Rocky Gerung, Akbar Faisal, Feri Amsari, dan mantan Ketua MPR RI Sidarto Danusubroto.

Kehadiran Megawati di Yogyakarta sendiri merupakan bagian dari rangkaian agenda kebangsaan sejak Jumat (22/5/2026). Sehari sebelumnya, Megawati menyampaikan pidato utama dalam forum National Policy Dialogue di Balai Senat UGM sebelum menghadiri momen bahagia keluarga Hasto Kristiyanto.

Di tengah agenda politik nasional yang padat dan dinamika internal partai yang terus bergerak, pernikahan putra Hasto menjadi ruang hangat yang memperlihatkan sisi personal para elite politik Indonesia bahwa di balik panggung kekuasaan, ada keluarga, persahabatan, dan loyalitas yang tetap dijaga.


• NP 

0 Komentar

© Copyright 2022 - THE KARAWANG POST