![]() |
| Foto : Puskesmas Loji, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang, menghadirkan inovasi berbasis teknologi bernama SIPANDU (Sistem Antrean Terpadu Puskesmas Loji). |
Thekarawangpost.com - Karawang | Transformasi digital kini tidak hanya terjadi di sektor industri dan pemerintahan, tetapi juga mulai merambah pelayanan kesehatan tingkat dasar. Menjawab tuntutan pelayanan publik yang cepat, efisien, dan tepat sasaran, Puskesmas Loji, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang, menghadirkan inovasi berbasis teknologi bernama SIPANDU (Sistem Antrean Terpadu Puskesmas Loji).
Inovasi tersebut digagas langsung oleh Kepala Puskesmas Loji, dr. Bubun Bunawan, M.Kes, sebagai bentuk komitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Melalui SIPANDU, masyarakat yang datang untuk berobat cukup memilih jenis layanan yang dibutuhkan pada sistem yang telah disediakan.
Nomor antrean kemudian tercetak secara otomatis dan langsung terintegrasi dengan sistem pemanggilan pelayanan, sehingga proses antrean menjadi lebih tertib, transparan, dan efisien.
Menurut dr. Bubun, kehadiran SIPANDU merupakan langkah nyata dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang modern dan berorientasi pada kenyamanan masyarakat.
"SIPANDU merupakan wujud komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan sistem ini, masyarakat bisa memperoleh layanan kesehatan dengan lebih nyaman, tertib, dan efisien," ujar dr. Bubun, Sabtu (6/6).
Ia menjelaskan, sistem antrean digital tersebut mampu mengurangi potensi penumpukan pasien di ruang tunggu sekaligus memudahkan petugas dalam mengatur alur pelayanan.
Dengan sistem yang terstruktur, informasi antrean menjadi lebih jelas dan mudah dipantau. Proses pelayanan pun berjalan lebih lancar, sementara waktu tunggu pasien dapat dikelola secara lebih efektif.
"Inovasi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi kerja petugas, tetapi juga memberikan pengalaman pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat. Kami ingin masyarakat merasakan pelayanan kesehatan yang cepat, nyaman, dan profesional," katanya.
Lebih lanjut, dr. Bubun menegaskan bahwa inovasi yang dilakukan Puskesmas Loji sejalan dengan semangat Pemerintah Kabupaten Karawang dalam mendorong percepatan transformasi pelayanan publik yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
"Kami terus berupaya melakukan pembenahan dan transformasi pelayanan. Arahan Bupati Karawang menjadi motivasi bagi kami untuk menghadirkan layanan yang lebih cepat, tepat, dan berkualitas bagi masyarakat," tegasnya.
Kehadiran SIPANDU menjadi bukti bahwa inovasi tidak harus lahir dari institusi besar. Dari sebuah puskesmas di wilayah selatan Karawang, terobosan digital mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan yang modern, efektif, dan humanis.
Dengan inovasi tersebut, Puskesmas Loji menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan yang prima tidak hanya ditentukan oleh fasilitas dan tenaga medis, tetapi juga oleh kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi demi kepentingan masyarakat luas. (***)

0 Komentar