Headline

Tersinggung Pernyataan Abu Janda, Aktivis Islam Karawang Tegaskan Jaga Persatuan dan Kerukunan NKRI

Foto : Gabungan Aktivis Islam Karawang.

Thekarawangpost.com - Karawang | Pernyataan kontroversial yang diduga disampaikan oleh Permadi Arya kembali menuai kecaman luas dari masyarakat. Kali ini, gabungan aktivis Islam di Kabupaten Karawang menyatakan sikap tegas dan siap mengambil langkah hukum demi menjaga persatuan, kerukunan, serta keharmonisan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Narasumber, Sunarto, menegaskan bahwa pernyataan yang dinilai bernuansa provokatif dan berpotensi memecah belah masyarakat tersebut tidak pantas disampaikan di ruang publik, terlebih di tengah keberagaman Indonesia yang menjunjung tinggi nilai Bhineka Tunggal Ika.

“Kami dari gabungan aktivis Islam di Kabupaten Karawang insya Allah akan mengambil langkah tegas dengan melaporkan saudara Permadi Arya atau Abu Janda. Ini demi menjaga kerukunan berbangsa, bernegara, dan beragama di Indonesia,” ujar Sunarto kepada awak media.

Ia menilai, narasi yang menyudutkan kelompok tertentu hanya akan memperkeruh suasana dan memantik konflik horizontal di tengah masyarakat. Menurutnya, Indonesia dibangun di atas semangat persaudaraan lintas suku, agama, dan budaya, sehingga segala bentuk ujaran yang berpotensi mengadu domba harus ditindak secara serius.

“Indonesia itu Bhineka Tunggal Ika. Banyak suku, banyak agama, tetapi kita sepakat hidup dalam persatuan. Pernyataan seperti ini sangat tidak pantas dan berbahaya karena dapat memecah belah anak bangsa,” tegasnya.

Sunarto juga menekankan bahwa Islam adalah agama rahmat bagi seluruh alam atau Rahmatan lil ‘Alamin, yang mengajarkan kasih sayang, persaudaraan, dan perdamaian kepada seluruh umat manusia tanpa memandang latar belakang agama maupun golongan.

“Islam mengajarkan kedamaian. Kita semua saudara sebangsa dan setanah air, apa pun agamanya. Tidak boleh ada ruang bagi pihak-pihak yang menyebarkan kebencian dan provokasi di negeri ini,” lanjutnya.

Sebagai warga Jawa Barat dan seorang muslim, Sunarto mengaku tersinggung dengan pernyataan yang dianggap merendahkan masyarakat dan mencederai semangat toleransi.

“Saya sebagai muslim dan warga Jawa Barat sangat tersinggung. Jangan sampai ada pihak yang terus menerus membuat gaduh dan memancing perpecahan di tengah masyarakat,” katanya.

Sebelumnya, nama Abu Janda kembali menjadi sorotan publik usai pernyataannya yang viral di media sosial dan memicu polemik di berbagai daerah, termasuk Jawa Barat dan Sumatera Barat. Sejumlah pihak bahkan telah melaporkan pernyataan tersebut ke aparat penegak hukum karena dinilai mengandung unsur ujaran kebencian dan SARA. 


• kojek

0 Komentar

© Copyright 2022 - THE KARAWANG POST