Headline

Viral Dugaan Pesta LGBT di THM Karawang, BM PAN Desak TNM Ditutup Permanen

Foto : Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Kabupaten Karawang turut bergabung bersama Aliansi Masyarakat Karawang dalam aksi unjuk rasa.

Thekarawangpost.com - Karawang | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Kabupaten Karawang turut bergabung bersama Aliansi Masyarakat Karawang dalam aksi unjuk rasa yang menuntut penutupan permanen Tempat Hiburan Malam (THM) Theater Night Mart (TNM) Karawang serta mendesak pemerintah daerah memperkuat langkah pencegahan terhadap perilaku seksual berisiko di kalangan generasi muda.

Ribuan peserta aksi yang terdiri dari berbagai organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga organisasi kepemudaan berkumpul sejak pagi di kawasan Islamic Center Karawang. 

Massa kemudian bergerak menuju Kantor Pemerintah Kabupaten Karawang untuk menyampaikan aspirasi mereka.

Ketua DPD BM PAN Karawang, Dede Mulyana, mengecam keras dugaan adanya pesta sesama jenis yang disebut berlangsung di salah satu tempat hiburan malam di Karawang. 

Peristiwa tersebut menjadi sorotan publik setelah video yang diduga terkait kegiatan tersebut beredar luas di media sosial dan mendapat perhatian media nasional.

Menurut Dede, pemerintah daerah perlu mengambil langkah serius untuk menjaga moral dan karakter generasi muda melalui program edukasi, sosialisasi, serta pembinaan yang berkelanjutan.

"Kami meminta Pemerintah Kabupaten Karawang untuk segera melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Pembinaan harus diperkuat agar anak-anak dan remaja tidak terjerumus pada perilaku yang dapat berdampak negatif terhadap masa depan mereka," ujarnya, Rabu (10/6/2026).

Selain mendorong langkah edukatif, BM PAN juga mendesak Pemerintah Kabupaten Karawang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap operasional TNM. 

Menurutnya, apabila terbukti terjadi pelanggaran terhadap aturan yang berlaku, pemerintah harus mengambil tindakan tegas sesuai ketentuan hukum dan perizinan.

"Kami meminta pemerintah daerah bertindak tegas. Jika ditemukan pelanggaran, maka operasional tempat hiburan tersebut harus dievaluasi secara serius dan diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku," tegasnya.

Aksi yang berlangsung di depan Kantor Pemkab Karawang itu diwarnai orasi dari berbagai elemen masyarakat yang menyuarakan pentingnya menjaga kondusivitas daerah, memperkuat pembinaan generasi muda, serta menegakkan regulasi terhadap tempat usaha yang dianggap melanggar ketentuan.

Massa berharap aspirasi yang disampaikan dapat menjadi perhatian pemerintah daerah sehingga tercipta lingkungan sosial yang aman, sehat, dan kondusif bagi masyarakat Karawang, khususnya generasi muda sebagai penerus bangsa.


• Irfan 

0 Komentar

© Copyright 2022 - THE KARAWANG POST