Headline

Warga Karawang Laporkan Unggahan Viral di Facebook Yang Seret 'Nama DPRD' ke Badan Kehormatan

Foto : Charia saat menyerahkan berkas laporan kepada Badan Kehormatan DPRD Karawang. (UT)

Thekarawngpost.com - Karawang | Tiga warga Kabupaten Karawang, yakni Muhammad Iwan Ridwan, Wardi, dan Charia, menyampaikan aduan serta permohonan secara resmi kepada Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Karawang terkait unggahan viral di media sosial Facebook yang dinilai telah menimbulkan kegaduhan dan diduga menyeret nama institusi DPRD Kabupaten Karawang.

"Kami meminta kepada Ketua DPRD dan Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Karawang untuk melakukan investigasi terkait adanya kegaduhan tersebut yang diduga dipicu oleh unggahan pada akun Facebook berinisial SM dan KAIS," ujar salah satu pelapor, Wardi yang didampingi oleh Ridwan dan Charia, Kamis (16/7).

Menurut Wardi, kedua akun tersebut mengunggah narasi yang menyebut, "Karawang darurat predator anak, para pedofil berkeliaran dari security sampai gedung DPRD" serta unggahan lain yang berbunyi, "Katanya partai Islam, anti korupsi dll, ngomong 'ana antum.. ana antum..'. Jual beli proyek dinormalisasikan, zinah dianggap biasa, anak di bawah umur disikat juga..!"

Wardi menilai narasi yang diunggah tersebut merupakan tuduhan serius yang berpotensi berdampak terhadap citra, wibawa, dan marwah lembaga DPRD Kabupaten Karawang di mata publik.

"Demi menjaga nama baik institusi dan mencegah timbulnya fitnah di tengah masyarakat, kami meminta Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Karawang segera memanggil pemilik akun Facebook SM dan KAIS untuk dimintai keterangan resmi mengenai dasar dan bukti atas pernyataan yang mereka unggah. Kami juga meminta agar dilakukan klarifikasi secara terbuka sehingga persoalan ini menjadi terang benderang," kata Wardi.

Saat hal tersebut dikonfirmasikan kepada pemilik akun Facebook berinisial SM. Dirinya mengungkapkan bahwa postingan di akun Facebook nya tidak ada menyebutkan nama seseorang ataupun inisial oknum. 

"Coba nanti lihat di postingan akun Facebook saya, tidak ada satu katapun menuliskan nama oknum anggota dewan apalagi inisial ataupun nama lengkap seseorang. Saya hanya menulis kata "Karawang darurat predator anak, para pedofil berkeliaran dari security sampai gedung DPRD. Next tanggal mainnya kita bongkar!!!". Hanya tulisan itu saja kang," ungkap SM seperti dilansir dari nuansa metro, Kamis (16/7).

Ketika ditanya jika pihak Badan Kehormatan (BK) DPRD Karawang mengundang untuk meminta keterangan terkait postingan di akun Facebook miliknya, SM mengatakan tegas akan memenuhi undangan tersebut.

"Kalau diundang secara resmi, saya pasti akan datang," tegas SM.

Ditempat terpisah, begitupun KAIS saat dikonfirmasi nuansa metro, mengatakan bahwa dirinya akan memenuhi undangan bila pihak Badan Kehormatan DPRD Karawang mengundangnya secara resmi. 

"Secara pribadi kalau pihak Badan Kehormatan DPRD Karawang mengundang saya secara resmi, saya akan memenuhi undangan tersebut," ujar KAIS.

Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Karawang belum memberikan pernyataan resmi mengenai tindak lanjut atas aduan yang disampaikan para pelapor.


• Tatang UT/NP 

0 Komentar

© Copyright 2022 - THE KARAWANG POST