Headline

Tanpa Kompetisi? Hanya Satu Calon yang Mendaftar, Golkar Kabupaten Bekasi Kini Menanti Hasil Verifikasi

Foto : Tahapan penjaringan bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi dalam rangka Musyawarah Daerah (Musda) XI resmi ditutup pada Minggu (23/8/2026).

Thelarawangpost.com - Bekasi | Tahapan penjaringan bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi dalam rangka Musyawarah Daerah (Musda) XI resmi ditutup pada Minggu (23/8/2026). Pendaftaran yang berlangsung di Ruko Icon City Blok C-27, Kota Deltamas, Cikarang Pusat, berlangsung dari pukul 12.00 hingga 15.00 WIB dan fakta yang menarik perhatian, hanya satu nama yang mendaftarkan diri.

Ketua Steering Committee (SC) Musda XI DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi, H. Ade Sukron Hanas, S.H.I., M.Si., mengonfirmasi hal tersebut secara resmi saat menutup pendaftaran pada pukul 15.08 WIB.

"Kami informasikan bahwa dari waktu yang telah diberikan, hanya ada satu kandidat yang mendaftarkan diri menjadi calon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi periode 2025–2030," tegas Ade.

PROSES TERTIB, NAMUN KOMPETISI BELUM TERBENTUK

Pendaftaran berjalan lancar sesuai mekanisme yang telah ditetapkan panitia. SC bersama Organizing Committee (OC) telah menerima dan melakukan pemeriksaan awal terhadap dokumen yang disampaikan bakal calon. 

Namun dengan hanya satu nama yang masuk, muncul pertanyaan di kalangan kader: apakah ini menandakan adanya kesepakatan bulat di internal partai, atau justru menunjukkan ketatnya penyaringan sehingga nama lain enggan maju?

Ade menjelaskan, angka satu pendaftar tersebut belum serta-merta berarti kandidat tersebut sah menjadi calon tunggal. Panitia masih memiliki tahapan krusial yang belum diselesaikan, yaitu verifikasi menyeluruh terhadap kelengkapan dokumen dan kesesuaian dengan ketentuan organisasi.

"Selanjutnya kami dari tim SC dan OC akan melakukan verifikasi terhadap hasil yang sudah kita dapatkan, agar nanti bisa dibawa dan diteruskan. Keputusan mengenai kelayakan pencalonan masih menunggu hasil verifikasi panitia sesuai mekanisme yang berlaku," ungkapnya.

 VERIFIKASI KUNCI LEGITIMASI MUSDA

Tahapan verifikasi ini menjadi penentu apakah satu-satunya kandidat tersebut memenuhi syarat untuk melaju ke tahap penetapan. Proses ini diharapkan berjalan transparan dan objektif, mengingat Musda XI ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penentu arah kebijakan partai untuk periode lima tahun ke depan.

Panitia menegaskan bahwa seluruh proses harus berjalan sesuai jadwal dan ketentuan yang berlaku, agar hasil Musda nantinya memiliki legitimasi organisasi yang kuat dan tidak menimbulkan perpecahan di internal kader.

 MENANTI KEPUTUSAN AKHIR, KESATUAN ATAU KETIDAKPASTIKAN?

Dengan berakhirnya pendaftaran, perhatian seluruh kader Golkar Kabupaten Bekasi kini tertuju pada hasil verifikasi. Apakah kandidat tunggal ini lolos tanpa hambatan dan melaju langsung menjadi calon ketua? Atau justru ada hal-hal yang belum memenuhi syarat sehingga membuka kemungkinan penundaan maupun pendaftaran ulang?

Hingga berita ini diturunkan, belum ada nama yang dipublikasikan sebagai bakal calon tersebut. Panitia berjanji akan mengumumkan hasil verifikasi segera setelah proses pemeriksaan tuntas.

Musda XI Golkar Kabupaten Bekasi kini berada di persimpangan: satu nama, banyak harapan, dan pertanyaan besar apakah kesepakatan ini membawa kekuatan baru, atau justru mematikan dinamika demokrasi di internal partai? (*)

0 Komentar

© Copyright 2022 - THE KARAWANG POST