Headline

Bapas Bogor Dorong Perubahan Perilaku Klien, Bimbingan Spiritual Jadi Bekal Reintegrasi

 

Foto : Yayasan Dompet Dhuafa dalam kegiatan Bimbingan Kepribadian dan Doa Bersama yang digelar di Aula Bapas Kelas II Bogor. 

Thekarawangpost.com - Bogor | Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Bogor memperkuat pembinaan terhadap klien pemasyarakatan yang tengah menjalani proses reintegrasi sosial di tengah masyarakat.

Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan Yayasan Dompet Dhuafa dalam kegiatan Bimbingan Kepribadian dan Doa Bersama yang digelar di Aula Bapas Kelas II Bogor.

Program ini tidak sekadar menjadi ruang pembinaan, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat mental dan spiritual para klien sebagai bagian penting dari proses kembali ke kehidupan bermasyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, para klien mendapatkan motivasi hidup serta penguatan nilai-nilai keagamaan. Pendekatan mental spiritual dinilai penting agar proses reintegrasi tidak hanya berorientasi pada pemulihan fungsi sosial, tetapi juga mendorong perubahan sikap dan perilaku.

Suasana kegiatan berlangsung khidmat. Para peserta bersama jajaran pegawai Bapas Bogor mengikuti doa bersama untuk memohon keberkahan dan keselamatan bangsa, sekaligus mendoakan para korban atas berbagai musibah yang terjadi di sejumlah wilayah Tanah Air.

Kepala Bapas Kelas II Bogor menyampaikan apresiasi atas dukungan dan sinergi yang dibangun bersama Yayasan Dompet Dhuafa.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Yayasan Dompet Dhuafa dan seluruh jajaran yang telah mendukung kegiatan ini. Pembinaan kepribadian merupakan pilar krusial agar para klien memiliki benteng moral yang kuat setelah kembali ke masyarakat. Semoga sinergi ini membawa berkah dan berdampak positif bagi perubahan perilaku klien kami,” ujarnya.

Sementara itu, Yayasan Dompet Dhuafa turut mendukung kegiatan dengan menghadirkan fasilitator dan pemateri yang memiliki kompetensi serta pengalaman dalam memberikan bimbingan mental spiritual.

Antusiasme terlihat dari keikutsertaan para klien yang mengikuti rangkaian materi hingga selesai.

Bagi Bapas Bogor, reintegrasi sosial bukan sekadar mengembalikan klien ke tengah masyarakat. Lebih jauh, proses tersebut membutuhkan kesiapan mental, penguatan karakter, serta dukungan lingkungan agar mereka mampu menjalani kehidupan secara lebih bertanggung jawab.

Melalui pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, Bapas Kelas II Bogor berharap para klien dapat membangun kembali kepercayaan diri, memperkuat nilai moral dan keagamaan, serta memiliki bekal untuk menjalani kehidupan secara mandiri dan taat hukum.

Kolaborasi dengan Dompet Dhuafa menjadi salah satu bentuk sinergi dalam memperkuat proses tersebut, dengan harapan para klien dapat kembali menjadi bagian dari masyarakat secara utuh dan menjalani kehidupan baru dengan lebih baik.


• UT 

0 Komentar

© Copyright 2022 - THE KARAWANG POST