Headline

Kades Cup 2026 Meriah, Lina Herlina Tegaskan Sepak Bola Harus Jadi Pemersatu Warga Sukaluyu

Foto : Final Kades Cup 2026 mempertemukan kesebelasan Sukaluyu Kalikalapa kontra Blok L RW 19 dalam laga yang berlangsung meriah.

Thekarawangpost.com - Karawang | Lapangan Sukaluyu, Desa Sukaluyu, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Minggu (6/9/2026), berubah menjadi panggung adu gengsi sekaligus pesta olahraga warga. 

Final Kades Cup 2026 mempertemukan kesebelasan Sukaluyu Kalikalapa kontra Blok L RW 19 dalam laga yang berlangsung meriah.

Bukan sekadar perebutan gelar juara, turnamen yang telah tiga tahun berturut-turut digelar Pemerintah Desa Sukaluyu itu mulai menunjukkan tujuan yang lebih besar: membuka ruang bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan sekaligus menemukan bibit-bibit potensial sepak bola dari desa.

Kepala Desa Sukaluyu, Hj. Lina Herlina, mengaku bangga melihat perkembangan Kades Cup yang dari tahun ke tahun mulai melahirkan pemain-pemain muda berbakat.

“Setiap tahun, sudah tiga tahun kami mengadakan Kades Cup. Saya selaku kepala desa merasa bangga dan bahagia karena dari kegiatan ini sudah mulai muncul bibit-bibit unggul,” ujar Lina.

Namun, di balik sengitnya persaingan di lapangan, Lina mengingatkan satu hal penting: sepak bola tidak boleh berubah menjadi sumber konflik antarwarga.

Ia meminta para pemain maupun pendukung tetap mengedepankan sportivitas dan tidak membawa tensi pertandingan menjadi permusuhan di luar lapangan.

“Saya sudah menyampaikan kepada warga, bagi yang main di lapangan boleh kuat, boleh adu kemampuan, tetapi jangan gontok-gontokan sampai menjadi permasalahan dan permusuhan,” tegasnya.

Pesan tersebut menjadi penting karena Kades Cup mempertemukan masyarakat dari berbagai lingkungan di Desa Sukaluyu. Lina menegaskan, kompetisi tersebut bukan panggung untuk mempertentangkan warga perkampungan dengan masyarakat perumahan.

Sebaliknya, turnamen diharapkan menjadi ruang perjumpaan yang mampu memperkuat hubungan sosial sekaligus membangun rasa kebersamaan.

“Ini untuk mencari bibit unggul, bukan permusuhan antara perkampungan dan perumahan. Boleh adu kekuatan, tetapi jangan kasar. Tetap jaga sportivitas,” katanya.

Desa Sukaluyu diketahui memiliki 22 RW. Meski belum seluruh RW berpartisipasi dalam Kades Cup tahun ini, Pemerintah Desa Sukaluyu berharap keterlibatan masyarakat dalam turnamen tersebut terus meningkat pada pelaksanaan berikutnya.

Bagi Lina, keberlanjutan Kades Cup bukan semata soal kompetisi tahunan. Lebih jauh, turnamen tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah desa dalam menyediakan ruang positif bagi anak-anak muda untuk menyalurkan energi, bakat, dan kemampuan mereka.

“Insya Allah Kades Cup akan selalu ada. Kami ingin terus mengadakan kegiatan ini untuk membahagiakan warga Sukaluyu sekaligus memberikan kesempatan kepada anak-anak muda untuk menunjukkan bakatnya,” ungkapnya.

Final Kades Cup 2026 turut dihadiri Sekretaris Desa Sukaluyu, tokoh masyarakat, warga dan penonton, Babinsa, serta Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Karawang, H. Oma Miharja Rizki.

Kehadiran berbagai unsur tersebut semakin menambah semarak laga final sekaligus menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan olahraga yang digelar di tingkat desa.

Lina juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain, panitia, perangkat desa, tokoh masyarakat, aparat keamanan, dan warga yang telah ikut menyukseskan penyelenggaraan Kades Cup 2026 sehingga berlangsung aman, tertib, dan meriah.

Melalui turnamen tersebut, Pemerintah Desa Sukaluyu berharap semakin banyak talenta muda bermunculan dan mampu membawa nama baik desa ke level yang lebih tinggi.

Lebih dari itu, sepak bola diharapkan tetap menjadi bahasa bersama warga Sukaluyu—tempat untuk berkompetisi dengan sportif, bertemu, bersilaturahmi, dan memperkuat persaudaraan tanpa sekat. (***)

0 Komentar

© Copyright 2022 - THE KARAWANG POST