![]() |
| Foto : Petugas kepolisian bersama pemadam kebakaran saat melakukan pemadaman kendaraan yang terbakar. |
Thekarawangpost.com - Karawang | Sebuah minibus jenis Datsun dengan nomor polisi T 1754 TR terbakar di kawasan Galuhmas Kertabumi, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Senin (7/9/2026). Polisi menemukan dua galon berisi cairan yang diduga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di dalam kendaraan.
Kebakaran tersebut sempat mengundang perhatian pengguna jalan. Petugas Satuan Samapta Polresta Karawang bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Karawang yang kebetulan melintas langsung melakukan tindakan pemadaman.
Satuan Samapta Polresta Karawang, Wahyu K, mengatakan kendaraan tersebut diketahui terbakar saat dirinya bersama tim Damkar tengah melintas di lokasi untuk melakukan penyiraman abu vulkanik di jalan.
“Pas kami lewat di pinggir jalan ada mobil terbakar. Lalu kami dan tim melakukan upaya pemadaman dengan menyemprotkan air ke mobil tersebut serta melakukan pendinginan menggunakan APAR,” ujar Wahyu.
Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melakukan pemeriksaan awal terhadap kendaraan. Dua galon yang ditemukan di dalam minibus kemudian diamankan karena diduga berisi BBM jenis Pertalite.
Namun, polisi belum dapat memastikan dari mana BBM tersebut berasal maupun tujuan penggunaannya.
“Mungkin itu sudah belanja atau seperti apa, kami belum tahu jelas. Terutama kami melakukan evakuasi dan pemadaman terlebih dahulu,” kata Wahyu.
Untuk mengungkap penyebab kebakaran sekaligus memastikan kandungan dan asal-usul BBM tersebut, Tim Inafis Polresta Karawang akan melakukan pemeriksaan serta pendalaman lebih lanjut.
Sementara itu, petugas Damkar Kabupaten Karawang, Encep Supriadi, mengatakan proses pemadaman dilakukan sesegera mungkin untuk mencegah api merembet ke area sekitar.
Menurut Encep, api berhasil dijinakkan dalam beberapa menit. Petugas kemudian melakukan pendinginan terhadap kendaraan guna memastikan tidak ada potensi api kembali menyala.
Yang menjadi perhatian, kendaraan tersebut diketahui dalam kondisi tanpa pengemudi maupun penumpang ketika terbakar.
“Tidak ada pengemudi maupun orang lain yang berada di dalam kendaraan saat kebakaran terjadi,” kata Encep.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih menjadi misteri. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan untuk memastikan apakah kebakaran berkaitan dengan BBM yang ditemukan di dalam kendaraan atau disebabkan faktor lain.
Selain mengusut sumber api, aparat juga akan mendalami asal-usul dua galon BBM yang ditemukan di dalam minibus tersebut.
• Bodong


0 Komentar