Headline

Permainan Tradisional Kembali Menggeliat di Pedes, Lawan Gempuran Era Digital

 

Foto : Bersama Karang Taruna, Kecamatan Pedes menggelar lomba berbagai permainan tradisional dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Karawang ke-393, Minggu (13/9/2026).

Thekarawangpost.com - Karawang | Di tengah derasnya perkembangan teknologi yang membuat anak-anak semakin akrab dengan gawai, Pemerintah Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang, memilih menghidupkan kembali permainan tradisional yang mulai ditinggalkan generasi muda.

Bersama Karang Taruna, Kecamatan Pedes menggelar lomba berbagai permainan tradisional dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Karawang ke-393, Minggu (13/9/2026).

Sejumlah permainan yang diperlombakan antara lain congklak, panggal, kelereng, santang, ketapel, kastik hingga layangan. Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Camat Pedes H. Romli Sunarya mengatakan, kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan untuk memeriahkan hari jadi Kabupaten Karawang. 

Lebih dari itu, permainan tradisional dinilai memiliki nilai budaya yang perlu diselamatkan dari ancaman kepunahan.

“Seiring kemajuan teknologi saat ini, permainan tradisional mulai terlupakan. Karena itu, kami bersama Karang Taruna mengadakan lomba permainan tradisional,” ujar Romli.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenalkan kembali permainan-permainan lokal kepada anak-anak yang mungkin sudah tidak lagi mengenalnya.

“Ini untuk melestarikan, mengembalikan, sekaligus memperkenalkan lagi kepada anak-anak yang belum tahu permainan tradisional tersebut,” katanya.

Romli menilai antusiasme warga menunjukkan bahwa permainan tradisional masih memiliki tempat di tengah masyarakat apabila dikemas dalam kegiatan yang menarik dan melibatkan berbagai kelompok usia.

Selain lomba permainan tradisional, rangkaian peringatan HUT Karawang ke-393 di Kecamatan Pedes juga akan diisi dengan program Bupati Menyapa yang digelar secara serentak di seluruh kecamatan.

Untuk memeriahkan kegiatan tersebut, Pemerintah Kecamatan Pedes juga menyiapkan hiburan rakyat berupa pertunjukan Topeng Banjet Jamparing Asih.

Romli berharap rangkaian kegiatan HUT Karawang tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga mampu memperkuat kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal.

“Kami berharap kegiatan ini memberikan hal yang positif. Kesenian dan budaya lokal harus terus dilestarikan,” tegasnya.

Di tengah perubahan zaman yang semakin cepat, pelestarian permainan tradisional menjadi penting. 

Sebab, di balik congklak, kelereng, layangan hingga permainan rakyat lainnya, terdapat warisan budaya dan ruang interaksi sosial yang perlahan tergerus oleh dominasi teknologi digital.

Melalui kegiatan tersebut, Kecamatan Pedes mencoba mengingatkan bahwa kemajuan zaman tidak harus membuat generasi muda kehilangan akar budayanya.


(Zis)


0 Komentar

© Copyright 2022 - THE KARAWANG POST