Headline

Tujuh Bulan Dipimpin Imas Rosmawati, SMPN 2 Arjawinangun Gebrak Prestasi Hingga Tingkat Kabupaten

Foto : Kepala SMPN 2 Arjawinangun, Imas Rosmawati, M.Pd.,(berhijab)

Thekarawangpost.com - Cirebon | Letaknya yang relatif jauh dari kawasan padat penduduk dan tidak berada di sekitar konsentrasi sekolah dasar (SD) tak menghalangi SMP Negeri 2 Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, untuk menunjukkan prestasi.

Di bawah kepemimpinan Kepala SMPN 2 Arjawinangun, Imas Rosmawati, M.Pd., yang baru sekitar tujuh bulan mengemban tugas, sejumlah capaian mulai ditorehkan. Salah satunya adalah predikat sekolah unggulan di bidang olahraga.

Gebrakan tersebut tidak berhenti pada prestasi olahraga. Pada bulan ini, siswa-siswi SMPN 2 Arjawinangun kembali mengukir prestasi di tingkat Kabupaten Cirebon melalui sejumlah perlombaan.

Dua siswi bahkan berhasil membawa pulang medali emas.

Nur Zahra Aulia meraih juara I putri dalam lomba dongeng Bahasa Cirebon. Sementara Qurrotul Aini berhasil menjadi juara I putri pada lomba maca guritan Bahasa Cirebon.

Capaian tersebut menjadi catatan tersendiri bagi sekolah yang secara geografis berada cukup jauh dari kawasan padat penduduk.

Wakasek Kurikulum SMPN 2 Arjawinangun, Sayidi, mengatakan geliat prestasi sekolah juga terus diarahkan pada pengembangan olahraga, khususnya bola basket.

Menurutnya, tim basket SMPN 2 Arjawinangun dijadwalkan mengikuti Perbasi Cup II 2026.

"Tim basket SMPN 2 Arjawinangun juga akan mengikuti lomba basket Bupati Cup," ujar Sayidi.

Bukan Sekadar Mengejar Prestasi

Di sisi lain, pembenahan sekolah juga dilakukan dari aspek sarana dan lingkungan.

Wakasek Sarana dan Prasarana, Jahudi, menjelaskan pihak sekolah mulai melakukan penataan lingkungan agar suasana belajar menjadi lebih nyaman bagi siswa dan guru.

Salah satu pembenahan terlihat dari pembangunan taman di bagian depan sekolah serta pengecatan sejumlah bagian lingkungan sekolah.

Penataan tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih bersih, tertata, indah, dan nyaman.

"Alhamdulillah, sekarang lingkungan sekolah mulai kami tata dan perbaiki. Salah satunya dengan membuat taman di depan sekolah dan melakukan pengecatan agar terlihat lebih indah dan nyaman untuk siswa-siswi," terang Jahudi.

Namun, perhatian sekolah tidak hanya diarahkan pada prestasi akademik maupun nonakademik. Pembinaan karakter dan keagamaan juga menjadi bagian dari aktivitas pendidikan di SMPN 2 Arjawinangun.

Wakasek Kesiswaan, Hadi Setiadi, mengatakan sekolah menjalankan kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik.

Hal itu antara lain diwujudkan melalui pelaksanaan salat Dzuhur berjamaah bagi siswa sesuai arahan Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon.

Menariknya, pembinaan keagamaan di SMPN 2 Arjawinangun tidak hanya dilakukan pada hari Jumat.

Sebelum kegiatan belajar mengajar (KBM) dimulai, siswa juga dibiasakan melaksanakan salat Duha dan kegiatan salat bersama.

"Alhamdulillah, siswa-siswi SMPN 2 Arjawinangun mengikuti instruksi Dinas Pendidikan untuk seluruh sekolah, baik SDN maupun SMPN di Kabupaten Cirebon, agar menjalankan ibadah salat Jumat. Tetapi di sini bukan hanya itu. Sebelum KBM berjalan, kami juga mengadakan salat Duha dan salat bersama," jelas Hadi.

Rangkaian prestasi, pembenahan lingkungan, pengembangan olahraga hingga penguatan karakter tersebut menunjukkan adanya upaya sekolah untuk membangun ekosistem pendidikan secara menyeluruh.

Di tengah tantangan geografis dan posisi sekolah yang relatif jauh dari pusat kepadatan penduduk, SMPN 2 Arjawinangun kini berupaya membuktikan bahwa keterbatasan lokasi bukan alasan untuk berhenti berprestasi.

Dengan kepemimpinan baru dan berbagai program yang mulai dijalankan, sekolah tersebut perlahan membangun wajah baru: bukan sekadar tempat belajar, tetapi ruang tumbuh bagi prestasi, karakter, dan potensi siswa.


• Semi

0 Komentar

© Copyright 2022 - THE KARAWANG POST