![]() |
| Foto : Gedung yang terbakar pada Minggu dinihari 25 Oktober 2026 |
Tjekarawangpost.com - Karawang | Gelombang kejut kembali menghantam Kabupaten Karawang. Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Karawang kembali dilalap api pada dini hari Minggu, 25 Oktober 2026.
Peristiwa ini tercatat sebagai kebakaran kedua setelah insiden serupa terjadi baru pada Rabu malam, 14 Oktober 2026 selisih hanya 11 hari.
Kebakaran kali ini pertama kali disadari oleh Suha, petugas keamanan Kantor Kementerian Agama Karawang yang sedang berjaga di lokasi berdekatan. Sekitar pukul 00.15 WIB, ia melihat kobaran api mulai membesar dari area kantor ATR/BPN.
"Saya sedang jaga sekira jam dua belas lewat. Saya melihat ada api, lalu saya naik ke masjid dan ternyata apinya sudah besar. Saya tidak bisa mendekat, langsung lapor ke BPBD. Saking paniknya, saya bahkan sempat lupa teman saya sedang istirahat di pos," ungkap Suha dengan napas masih terasa berat.
Respon Cepat, Namun Misteri Sumber Api Membesar
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Karawang, Encep Supriadi, membenarkan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 00.36 WIB dan petugas tiba di lokasi hanya dua menit kemudian.
Dua unit kendaraan dan dua regu petugas diterjunkan untuk memadamkan kobaran api yang sempat mengamuk.
"Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.40 WIB. Kami juga melakukan proses pendinginan menyeluruh untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa," jelas Encep.
Namun, pernyataan Encep justru memunculkan tanda tanya besar. Saat ditanya kemungkinan api menyala kembali dari sisa kebakaran sebelumnya, ia menegaskan
"Kalau dari sumber api lama yang sudah dipadamkan itu kemungkinan kecil tidak ada, kecuali dari sumber api yang baru." Tegas Encep.
Pernyataan ini mengindikasikan bahwa kebakaran kedua ini kemungkinan besar berasal dari titik api yang berbeda dan baru, diduga bukan sisa dari kebakaran sebelumnya.
Dua Kali Terbakar dalam Waktu Singkat, Keamanan dan Manajemen Risiko Dipertanyakan
Fakta bahwa gedung kantor negara terbakar dua kali dalam kurun waktu kurang dari dua minggu memicu spekulasi dan kekhawatiran di kalangan masyarakat.
![]() |
| Foto : Kabid Damkar Karawang, Encep S |
Belum ada penjelasan resmi mengenai penyebab kebakaran pertama, dan kini insiden berulang terjadi dengan dugaan sumber api yang baru.
Masyarakat berharap pihak berwenang segera melakukan penyelidikan mendalam dan transparan guna mengungkap penyebab sebenarnya dari dua peristiwa kebakaran ini.
Apakah sekadar kebetulan teknis, atau ada hal lain yang selama ini tersembunyi? Pertanyaan itu kini menggantung di udara, menunggu jawaban yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. (Red)


0 Komentar